Cara Memaksimalkan Bisnis Anda dengan Blog
Bagikan!

Perempuan mempersiapkan blog bisnis

Para perintis usaha seringkali bertanya-tanya apakah mereka sebaiknya berkecimpung di dunia blogging juga. Memang benar jika dikatakan bahwa memiliki blog untuk bisnis itu memakan waktu dan membutuhkan upaya keras, namun jika konten yang Anda sajikan adalah konten bernilai yang dihadirkan secara konsisten, blog bisa menjadi cara yang murah meriah untuk mengembangkan bisnis.

Entah bisnis Anda melibatkan penjualan barang atau jasa, salah satu kunci keberhasilan yang paling penting adalah mempopulerkan nama bisnis itu ke calon pelanggan. Blog bisa menjadi semacam kendaraan yang akan mengenalkan nama bisnis Anda pada orang yang tepat.

Bacaan yang Disarankan: Bagaimana Agar Blog Anda Dilirik oleh Pemimpin di Industri Anda

Tujuan dari blog yang Anda buat adalah untuk membuat orang supaya –
  1. mengklik pada blog tersebut
  2. membaca postingan
  3. berpartisipasi dengan menuliskan komentar
  4. membagikan postingan
Di saat orang-orang yang melakukan empat langkah diatas pada blog Anda, maka bisnis Anda akan semakin dikenal, dan secara alami penjualan pun akan menyusul. Bagaimana caranya agar orang-orang mengklik, membaca, berpartisipasi, dan berbagi? Gunakan tip-tip berikut ini agar Anda berhasil.

Buat Blog Bisnis Gratis di sini!

Pokok Berita yang Menarik Perhatian

Jika judul blog Anda tidak bisa menarik perhatian pembaca, maka mereka tidak akan pernah melanjutkan untuk membaca. Pembaca lebih mungkin tertarik untuk membaca postingan berjudul 'Cara Menggaet Pria yang Tepat' daripada 'Menggaet Pria yang Tepat'. Anda lihat perbedaannya? Judul pertama mengusik rasa ketertarikan pembaca karena implikasinya adalah bahwa setelah membaca postingan itu, pembaca menjadi tahu cara mendapatkan pacar.

Cara lain untuk menarik perhatian pembaca adalah dengan menggunakan angka pada judul. Misalnya, judul yang bagus untuk contoh sebelumnya bisa juga berbunyi '10 Cara Menggaet Pria yang Tepat'. Judul yang lebih bagus lagi adalah yang kata-katanya dibuat lebih "pribadi" seperti 'Bagaimana Anda Dapat Menggaet Pria yang Tepat' atau '10 Cara Agar Anda Dapat Menggaet Pria yang Tepat'.

Pastikan agar pokok beritanya tidak terlalu panjang. Sebagian ahli menyarankan agar judul dibatasi panjangnya hingga maksimal enam kata. Itu bukan peraturan ketat, tetapi dimaksudkan untuk tujuan yang baik.

Ketahui Sumber Masalah Audiensi Anda

Judul blog Anda sudah menarik perhatian pembaca. Kini saatnya Anda memastikan agar blog Anda diarahkan pada kebutuhan dan ketertarikan pembaca. Sebaiknya jangan menulis konten yang menurut Anda menarik – kecuali jika konten itu juga membahas salah satu sumber masalah yang dihadapi pembaca Anda.

Dengan kata lain, Anda perlu menulis konten yang berguna tentang bagaimana jasa atau barang yang Anda jual bisa membantu pembaca untuk memecahkan persoalan tertentu yang tengah mereka hadapi. Di samping itu, Anda sebaiknya menulis postingan yang membantu pembaca, meskipun postingan itu tidak memuji-muji nilai dari barang atau jasa Anda. Periksalah apa yang dipublikasikan oleh perusahaan lain di industri yang Anda geluti, dan buat konten yang lebih baik tentang topik-topik tersebut.

Ketika pembaca melihat bahwa blog Anda dapat membantu mereka tanpa melibatkan penjualan, mereka akan menaruh kepercayaan pada Anda. Harap diingat bahwa setiap postingan blog seharusnya fokus pada pembaca – bukan pada apa yang Anda ingin tulis.

Dapatkan komentar tentang blog Anda

Cara Mendapatkan Komentar

Anda tentunya berpendapat bahwa pembaca sebaiknya meninggalkan komentar pada konten postingan yang baru saja mereka baca. Tetapi menurut hasil survey di Savage Minds, 95% pembaca mereka tidak pernah atau sangat jarang berkomentar setelah membaca suatu postingan. Penilaian ini kelihatannya sudah umum terjadi di dunia online dewasa ini.

Lantas bagaimana cara untuk memotivasi pembaca supaya berkomentar?
  • Di bagian akhir postingan, himbaulah pembaca untuk meninggalkan komentar. Banyak di antara pembaca yang sebetulnya merasa bahwa pemikiran mereka itu tidak cukup penting untuk dituangkan ke dalam komentar. Beritahulah mereka bahwa Anda ingin mendengar komentar mereka.
  • Akhiri postingan dengan pertanyaan. Pembaca lebih mungkin meninggalkan komentar jika mereka tahu jawaban pasti terhadap pertanyaan Anda.
  • Tanggapi setiap komentar dengan rasa empati tentang situasi tertentu atau dengan sumber lain yang dapat dilihat oleh pembaca. Ketika pembaca lain melihat bahwa Anda biasa menindaklanjuti postingan dengan tanggapan berkualitas, mereka pun akan lebih mungkin meninggalkan komentar.

Cara Memotivasi Pembaca untuk Berbagi

Anda sudah menulis judul memikat yang berhasil menarik orang-orang untuk membaca konten berkualitas tinggi hasil karya Anda yang, Anda yakini, layak dibagikan oleh para pembaca.

Blog SimpleSite Anda mempermudah pembaca untuk membagikan konten hanya dengan mengklik tombol berbagi di pojok kanan atas halaman. Namun pembaca online sudah agak "buta" pada tombol berbagi, jadi Anda perlu langsung meminta mereka untuk membagikannya. Jangan malu-malu.

Anda bahkan bisa meminta mereka lebih dari sekali untuk berbagi karena setelah mereka membaca beberapa kalimat lagi, ada kemungkinan mereka akan lupa. Pembaca itu punya pola pikir yang sangat berbeda dari pola pikir Anda. Anda memahami nilai berbagi, dan Anda biasa membagikan artikel yang sudah Anda baca dan Anda sukai. Tetapi pembaca kerap kali tidak sepenuhnya memahami pentingnya berbagi konten. Jadi jangan malu-malu – minta saja.

Jika Anda belum memulai ngeblog, klik di sini untuk membuat blog secara gratis.

Buat Blog Gratis di sini!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar